Renungan Kesabaran

Kesabaran seseorang seharusnya diperkuat daya berpikir.

Mereka yang tidak memiliki kesabaran akan menderita akibat ketidaksabarannya sendiri dan melakukan sesuatu yang akan membuat penderitaan pada kehidupan selanjutnya.

Ia seharusnya berpikir sekalipun penderitaan ini timbul akibat perbuatan salah orang lain, tetapi tubuhku merupakan tempat berlangsungnya penderitaan ini dan perbuatan yang menimbulkan penderitaan tersebut merupakan milikku, akibat dari karma yang berbuah.

Ia juga seharusnya berpikir penderitaan yang aku terima akan membebaskan dari hutang-hutang buah karma burukku.

Bila tak ada seorang pun yang berbuat kesalahan, bagaimana aku dapat melatih dan menyempurnakan kesabaranku?

Sekalipun saat ini ia berbuat kesalahan, tetapi dahulu ia mungkin seseorang yang murah hati terhadapku.

Selanjutnya ia juga harus berpikir, “Semua makhluk bagaikan anak-anakku sendiri dan orang tua manakah yang menjadi marah dan dendam karena kesalahan yang dilakukan anak-anaknya?”

Akhirnya ia seharusnya berpikir, “Ia berbuat salah kepadaku (mungkin) karena kesalahan yang ada dalam diriku, aku harus berusaha untuk melenyapkan kesalahan itu, bukan sebaliknya membuat kesalahan yang baru”.

Sumber: Cariyapitaka Atthakata – 290

About bentbee

Hal yang paling kusukai dalam hidup adalah bangun di pagi hari, menghirup udara pagi sambil minum sweet hot tea... ^^

Posted on 21 March 2012, in Tradisi & Agama and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Koment ahh,,, :D hehehe..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: